Informasi

UNISMA SIAP DIDIK UMMAT DI PAPUA BERSAMA STISIP WAMENA

Rabu, 11 Mei 2016 - 14:15 WIB
Diposting oleh: Humas - Kategori: Kampus

Malang. 11/05/2016 Universitas Islam Malang melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan  Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Amal Ilmiah Yayasan Pendidikan Islam Wamena.

Acara dilangsungkan di ruang sidang gedung Umar Bin Khottob lantai 2, dihadiri jajaran Raktorat dan yayasan Unisma, Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Ketua Unit dan Lembaga di lingkungan Unisma. Ketua STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena, Dr. Rudi Hartono Ismail, M.Pd  menyatakan bangga bisa berkunjung ke kampus hijau Unisma. “Praktik terbaik dari pendidikan berkarakter Islam Aswaja terbukti berlangsung baik di Unisma. Kami datang untuk berguru ke saudara tua agar mendapat pengalaman dan pengetahuan  terbaik.” Tuturnya. Ia berharap nota kesepahaman dapat segera diimplementasikan utamanya  dalam bidang peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si menyatakan bahwa Unisma terbuka terhadap tamu siapa saja, apalagi STISIP Yapis Wamena yang mengusung pendidikan karakter Islam yang kuat. “Kami saat ini sedang memacu diri untuk masuk klaster 1 Perguruan Tinggi, maka kami berusaha melakukan yang terbaik, termasuk menjalin kerjasama dengan berbagai kampus.” Ujar Rektor asal Tuban tersebut. Ia juga menambahkan bahwa Unisma siap mengirim mubaligh dan kyai ke STISIP YAPIS Wamena untuk memberi pencerahan dan berdakwah untuk ummat di Papua. Ia juga mengingatkan agar shalawat dibudayakan  untuk dilantunkan di kampus STISIP.

Sementara Ketua Yayasan Yapis Wamena, Bapak Sanggup Abidin berharap kerjasama ini dapat segera terwujud dan bukan menjadi nota di atas kertas. “Mari bersama kita tunjukkan persamaan kita dengan saudara-saudara kita di Papua yang masih perlu disentuh kualitas SDM dan membutuhkan dakwah yang lebih intensif. Kita belum disebut sebagai orang Indonesia jika belum berkunjung ke Papua.” Tutupnya seraya bergurau. Ada harapan besar dari saudara muda di Wamena untuk bersama-sama melakukan pendidikan yang berkarakter Islam Aswaja. Unisma siap berkhidmat untuk Papua. (AA)